Cerita Pagaralam – Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menghadiri Konferensi Kota XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pagar Alam tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas 2045” dan bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengoptimalkan peran guru dalam mendukung visi besar Indonesia Emas.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ludi menegaskan bahwa PGRI memiliki peran yang sangat strategis dalam memajukan dunia pendidikan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Menurutnya, transformasi organisasi guru sangat penting agar para pendidik mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian pesat.
“PGRI harus menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan generasi emas 2045. Tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan guru yang tidak hanya berkompeten secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi digital,” ujar Ludi di hadapan ratusan peserta konferensi.
Selain menekankan pentingnya kompetensi, Wali Kota juga mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan inovasi dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan teknologi digital, metode pembelajaran kreatif, serta penguatan karakter siswa menjadi bagian penting dalam membentuk generasi penerus yang unggul dan berdaya saing global.
Konferensi Kota XXIII PGRI Pagar Alam ini tidak hanya menjadi forum evaluasi dan konsolidasi organisasi, tetapi juga wadah untuk merumuskan berbagai program kerja baru. Beberapa agenda yang dibahas antara lain peningkatan mutu pendidikan, kesejahteraan guru, pelatihan berbasis teknologi, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Ketua PGRI Kota Pagar Alam dalam laporannya menegaskan bahwa guru sebagai pilar utama pendidikan harus terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul. “Kami siap bersinergi dengan Pemkot Pagar Alam untuk melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Momentum konferensi ini juga dijadikan sebagai ruang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, serta merumuskan strategi jangka panjang. Dengan semangat kebersamaan, PGRI Kota Pagar Alam diharapkan mampu memperkuat perannya tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam pembangunan daerah secara keseluruhan.
Dengan berakhirnya Konferensi Kota XXIII PGRI ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan, sekaligus menjadikan Pagar Alam sebagai salah satu daerah yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.












